Rabu, 22 Mei 2013

Situ Aksan

Situ Aksan, Situ Aksan
pelesiran jeung lalayaran
andom suka seuseurian
sempal guyon jeung gogonjakan

(resik tur endah Situ Aksan)

Situ Aksan, Situ Aksan
matak betah mapay tambakan
(pelesiran) dipasieup kekembangan
matak seger nu jalan-jalan

Situ Aksan, Situ Aksan
keur panglipur manah sungkawa
tempat sirna panghalang bimbang
pangbeberah nu nandang lara asmara

situ di Kota Bandung
panundung pikir keur bingung (keur kapahung)
Situ Aksan tempat resmi narik asih
cai ngenclong hejo bersih
mayarna teu sabaraha
nu teu mampuh ge kaduga

Situ Aksan, Situ Aksan
silih kaleng hiji pasangan
tepak toel, gogonjakan
horeng geuning anyar tunangan


Lirik lagu diatas berjudul Situ Aksan yang diciptaan Mang Koko pada tahun 1960-an. Lagu itu menceritakan sebuah tempat rekreasi di Kota Bandung berupa situ (danau) yang dinamai Situ Aksan. Pada zaman Belanda pemerintah Hindia Belanda menamai situ itu dengan nama Westerpark. Tetapi jika sekarang mencari danau bernama Situ Aksan tentu tidak akan ketemu, karena danau itu sudah tidak ada lagi. Yang tinggal hanya namanya saja.

Pada saat itu sampai tahun 1970-an Situ Aksan masih berfungsi sebagai tempat rekreasi masyarakat Bandung. Seperti yang diceritakan dalam lagu diatas, masyarakat Bandung menjadikan Situ Aksan sebagai tempat bermain karena suasananya yang nyaman dan sejuk. Hanya sayang akibat pembangunan hunian makin lama luas Situ Aksan makin mengecil, hingga tahun 1980 Situ Aksan sudah menjadi kolam pemancingan. Dan pada tahun 1990-an situ itu sudah tidak tersisa lagi.

Situ Aksan merupakan salah satu peninggalan Danau Purba Bandung. Dalam sejarah Kota Bandung, konon pada sekitar 6000 tahun lalu wilayah Bandung merupakan sebuah danau besar akibat terbendungnya Sungai Citarum di daerah Padalarang oleh lahar Gunung Tangkuban Parahu yang meletus. Daerah antara Padalarang hingga Cicalengka dan antara Gunung Tangkuban Parahu hingga Soreang terendam air hingga menjadi sebuah danau besar. Air danau itu perlahan surut secara bertahap dalam waktu berabad-abad.



0 komentar:

Posting Komentar