Jumat, 23 Desember 2011

Surat Wasiat (The Testament)

Diantara semua novel karya John Grisham, penulis asal Amerika yang novelnya banyak bertema hukum, baru The Testament yang sudah saya baca. The Testament merupakan novel Grisham yang kesembilan yang terbit pada tahun 1999. Edisi bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Gramedia pada tahun yang sama dengan judul Surat Wasiat.

Ceritanya diawali dengan tindakan bunuh diri Troy Phelan yang terjun dari lantai empat belas gedung kantornya. Troy Phelan, orang nomor sepuluh terkaya di Amerika dengan harta sebesar 11 milyar dollar, mati meninggalkan enam anak dari tiga mantan istri. Sebelum meninggal Phelan sempat menyiapkan surat wasiat holografis yang harus diumumkan sebulan setelah ia meninggal.

Isi surat wasiat ternyata mengejutkan keenam orang anak dan tiga mantan istrinya. Dalam wasiatnya Troy Phelan hanya mewariskan seluruh hartanya pada Rachel Lane, putrinya yang lahir diluar nikah namun tidak diketahui keberadaannya. Sementara untuk keenam anaknya yang lain, Troy hanya akan melunasi utang-utangnya yang dibuat sampai ia meninggal. Hutang apapun yang dibuat anak-anaknya setelah Troy meninggal bukan tanggung jawab dia lagi. Sedangkan untuk tiga mantan istrinya Troy tidak mewariskan apapun karena mereka telah menerima bagiannya saat perceraian. Surat wasiat itu pun kemudian menuai gugatan dari para pengacara keenam anaknya yang merasa berhak dengan harta warisan.

Josh Stafford adalah pengacara Troy Phelan dan pelaksana surat wasiat. Ia menugaskan anak buahnya, Nate O' Riley, untuk mencari keberadaan Rachel Lane yang konon berada di pedalaman Brazil bersama suku Indian. Rachel bekerja disana sebagai seorang misionaris Kristen untuk orang-orang Indian.

Salah satu yang membuat saya tertarik dengan novel setebal enam ratus halaman lebih ini adalah ketika Grisham mengajak kita mengikuti perjalanan Nate O' Riley ke pedalaman Brazil untuk menemui sang ahli waris. Nate O' Riley, pengacara yang hidupnya hancur akibat kecanduan minuman keras dan obat-obatan. Untuk menemui sang misionaris itu Nate harus menghadapi keganasan alam Brazil; bertemu dengan binatang seperti anaconda dan aligator, menghadapi badai, hingga akhirnya menderita penyakit malaria. Ia juga harus menahan godaan dari dirinya sendiri yang baru sembuh dari kecanduan minuman keras.


0 komentar:

Posting Komentar